Rabu, 21 September 2016

jeritan dalam diam



Benci yang mendalam ini
Sampai kapan dia akan bertahan
Aku paham dan sadar bagaimana seharusnya... yang aku lakukan
Tapi... itu amat sangat sulit untuk aku lakukan

Usia menjadi ukuran pernikahan
Tapi apakah kau sadar bahwa sebenernya kemantapan dan kemapanan seseorang lah yg akan menyamankan kehidupan untuk selamanya
Bukan hanya di dunia. Tapi juga pertanggung jawaban setelah manusia itu mati
Aku tak di-orang-kan disini
Berkiblat perintah dan hanya permintaan yang selalu aku jalankan
Seburuknya aku berpaling tetap permintaan itu terngiang di telingaku...
Pantaskah aku untukmu
Mungkin kamu sudah menerima semuanya.. tapi aku tak bisa.
Status ini membuatku semakin terkurung
Ini bukan diriku yang dulu
Bukan sesungguhnya diriku
Mungkin aku selalu memendam apa yang selalu aku inginkan
Karna memang yang aku inginkan selalu bertentangan dengan yang lain

Aku ingin menangis..
Aku ingin teriak..
Tapi sadar dan mengerti kalau dua sikap itu tak pantas dilakukan.
Ingatlah bahwa kekuatan seseorang
Ketegaran dan kesabaran dalam diam lebih baik dari pada selalu meluapkan amarah dengan perkataan kasar

Tidak ada komentar: